![]() |
| Foto: Niko Kopong Lamaryang |
Riangpadu – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh warga Desa Riangpadu ketika secara bergotong royong menandu seorang pasien menuju puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis. Keterbatasan akses transportasi dan kondisi jalan yang belum sepenuhnya dapat dilalui kendaraan memaksa warga menggunakan cara tradisional demi memastikan pasien memperoleh pelayanan kesehatan.
Peristiwa tersebut terjadi ketika seorang warga membutuhkan penanganan kesehatan dan harus segera dibawa ke fasilitas pelayanan medis. Namun, kondisi medan yang sulit serta tidak tersedianya kendaraan yang dapat menjangkau lokasi menyebabkan proses evakuasi harus dilakukan secara manual dengan menggunakan tandu sederhana.
Sejumlah warga kemudian berkumpul dan bergantian memikul tandu yang membawa pasien melewati jalan setapak, tanjakan, dan medan yang cukup menantang. Perjalanan menuju puskesmas membutuhkan tenaga dan ketahanan fisik karena harus menempuh jarak yang cukup jauh dari permukiman warga.
Salah seorang warga yang ikut dalam proses evakuasi mengatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan warga menjadi prioritas sehingga masyarakat secara sukarela membantu mengantarkan pasien ke fasilitas kesehatan.
Kami tidak bisa menunggu terlalu lama karena pasien membutuhkan pertolongan. Karena kendaraan tidak bisa menjangkau lokasi, kami bersama-sama menandu pasien agar segera mendapatkan perawatan, ujarnya.
Sepanjang perjalanan, warga bergantian memikul tandu untuk mengurangi kelelahan. Kerja sama yang baik di antara masyarakat membuat proses evakuasi dapat berlangsung dengan lancar hingga pasien tiba di puskesmas dan mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan.
Kejadian ini kembali menggambarkan tantangan yang masih dihadapi sebagian masyarakat di daerah pedesaan dalam mengakses layanan kesehatan. Kondisi infrastruktur jalan dan keterbatasan sarana transportasi masih menjadi kendala, terutama ketika terjadi keadaan darurat yang membutuhkan penanganan cepat.
Meski demikian, kuatnya budaya gotong royong yang masih terpelihara di tengah masyarakat menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai kesulitan. Warga tidak ragu membantu satu sama lain ketika ada anggota masyarakat yang membutuhkan pertolongan.
Tokoh masyarakat setempat mengapresiasi solidaritas yang ditunjukkan warga dalam membantu proses evakuasi pasien. Menurutnya, semangat kebersamaan seperti ini perlu terus dipertahankan karena menjadi kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan sehari-hari.
Masyarakat berharap akses transportasi dan infrastruktur jalan menuju desa dapat terus ditingkatkan sehingga pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah dijangkau oleh warga. Infrastruktur yang memadai akan sangat membantu mempercepat penanganan pasien, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan tindakan segera.
Peristiwa penanduan pasien ke puskesmas tersebut menjadi pengingat bahwa masih ada wilayah yang menghadapi keterbatasan akses layanan dasar. Di sisi lain, kejadian ini juga menunjukkan tingginya kepedulian sosial masyarakat Desa Riangpadu yang rela mengorbankan tenaga dan waktu demi membantu sesama memperoleh pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan, warga berhasil mengantarkan pasien menuju fasilitas kesehatan dengan selamat. Kisah ini menjadi contoh nyata bahwa solidaritas masyarakat tetap menjadi kekuatan penting dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan bersama.
![]() |
| Foto: Niko Kopong Lamaryang |


